Ketika kita menelpon orang yang kita sayangi, alangkah menyenangkan jika sapaannya menyenangkan dan menenangkan, bukan kata - kata bernada tinggi.
Air mata ini jatuh juga, ketika orang yang saya sayangi mengatakan kalau saya anak kurang ajar dan tidak tahu diri. Seketika saya merasa saya tidak pernah diharapkan lahir di dunia ini, seakan - akan penantian mereka selama 3 taun akan hadirnya buah hati sia - sia belaka.
Kemana saya harus mencari kasih sayang dalam keadaan terdesak seperti ini? Saya benci menjadi diri saya, saya ingin semuanya berakhir saat ini juga. Saya ingin kembali ke masa - masa saat saya menjadi anak emas.
Saya tahu hal in berlawanan dengan post saya sebelumnya, tapi saya benar - benar tidak sanggup lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar