Selasa, 27 September 2011

Air mata itu akhirnya jatuh..

Ketika kita menelpon orang yang kita sayangi, alangkah menyenangkan jika sapaannya menyenangkan dan menenangkan, bukan kata - kata bernada tinggi. 
 Air mata ini jatuh juga, ketika orang yang saya sayangi mengatakan kalau saya anak kurang ajar dan tidak tahu diri. Seketika saya merasa saya tidak pernah diharapkan lahir di dunia ini, seakan - akan penantian mereka selama 3 taun akan hadirnya buah hati sia - sia belaka.

Kemana saya harus mencari kasih sayang dalam keadaan terdesak seperti ini? Saya benci menjadi diri saya, saya ingin semuanya berakhir saat ini juga. Saya ingin kembali ke masa - masa saat saya menjadi anak emas. 
Saya tahu hal in berlawanan dengan post saya sebelumnya, tapi saya benar - benar tidak sanggup lagi.

Minggu, 25 September 2011

Membujuk Tuhan :-)

Sudahkah kita menuruti perintahNya??
Sudahkah kita menjauhi laranganNya??

Pertanyaan yang sederhana yang sering kita dengar ketika mengikuti pelajaran agama.
Akhir - akhir ini saya banyak merenung...
SAya teringat kejadian beberapa bulan lalu, ketika saya dihadapkan pada suatu kesulitan dimana apa yang saya lakukan semuanya gagal.. Saat itu saya jauh dari agama, benar - benar jauh.. Saya sempat membenci semua orang, teman - teman saya, orang tua saya, adik saya, dan mungkin Tuhan saya.
Saat itu saya ingin merasakan bagaimana disemangati oleh orang tua saya, dan saya pun menelpon ayah saya.
Apa yang terjadi?? Karena kurang efektifnya komunikasi kami, perbedaan gaya bahasa dan lain - lain, membuat apa yang seharusnya berakhir manis, malah menjadi berantakan.

"Lebih baik saya mati daripada hidup seperti ini.." saya berujar di telepon.
SAya menyesal dengan kata - kata tersebut. Karena jika dipikirkan, hal itu mencerminkan bagaimana kurangnya iman saya. Saya tidak mempercayai uluran tangan Tuhan, tidak percaya bagaimana Tuhan mengatur jalan saya. Saya SUNGGUH MENYESAL.

Saat ini saya mulai berusaha untuk mengerti arti hidup ini, apa yang terjadi jika saat itu saya benar - benar melakukan bunuh diri. Saya begitu egois dan tidak memikirkan bagaimana perasaan orang - orang yang menyayangi saya..Orang tua saya, Sahabat - sahabat saya, dan banyak lagi yang mungkin menaruh perhatian pada saya..
Saya sadar, Tuhan itu Maha Adil. Dia begitu murah hati, dan akan mengulurkan tanganNya bila kita meminta, tetapi satu hal yang kita perlu ingat, meminta pada TUhan itu harus sabar. Karena umatNya begitu banyak. Dan kita harus membujuk Tuhan untuk mengabulkan doa kita.

Bagaimana cara membujuk Tuhan?
BERIBADAH. Dan kembali pada pertanyaan di atas. Sudah kan kita melakukan perintahNya? Sudahkah kita menjauhi laranganNya?
MEmang saya hanya manusia biasa, tidak luput dari dosa, dan saya masih merasa belum pantas untuk mengajak teman - teman untuk beribadah. Karena saya sendiri masih jauh dari surga. tapi saya ingin berusaha untuk lebih baik lagi. Menebus apa yang saya lakukan, dan katakan.
Dan masih ada lagi satu ganjalan di hati saya, Jilbab.

Sabtu, 24 September 2011

Stillgie's Me: Kenalan yuk.. ^_^

Stillgie's Me: Kenalan yuk.. ^_^: Hi, saya Lygian, Mahasiswa salah satu jurusan di salah satu universitas di Jawa Tengah. Saya suka menulis, tetapi saya masih belajar bagaima...

Kenalan yuk.. ^_^

Hi, saya Lygian, Mahasiswa salah satu jurusan di salah satu universitas di Jawa Tengah. Saya suka menulis, tetapi saya masih belajar bagaimana menuangkan ide - ide di dalam pikiran saya. 
Jujur saja, saya kurang yakin dengan apa yang akan saya teulis di blog nanti. Karena saya sendiri tidak mengkhususkan mengenai apa blog ini nanti. 
BIsa tentang film yang saya tonton, kegiatan sehari - hari saya, dan mungkin banyak cerita lainnya yang bisa saya tuangkan.
Saya harap teman - teman mau meluangkan sedikit waktunya untuk membaca blog saya...


SAlam,

I am Still gie...